BRK Semrowo

Loading

Pentingnya Keterbukaan dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Penyidikan

Pentingnya Keterbukaan dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Penyidikan


Pentingnya Keterbukaan dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Penyidikan

Keterbukaan dan akuntabilitas merupakan dua hal yang sangat penting dalam pengelolaan penyidikan di Indonesia. Kedua hal ini sangat diperlukan untuk menjamin transparansi dan keadilan dalam proses penyidikan. Menurut Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), keterbukaan dan akuntabilitas adalah kunci utama dalam menjamin kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.

Dalam konteks penyidikan, keterbukaan mengacu pada kemampuan lembaga penegak hukum untuk memberikan informasi yang jelas dan transparan kepada publik tentang proses penyidikan yang sedang berlangsung. Sementara itu, akuntabilitas berkaitan dengan tanggung jawab lembaga tersebut dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Menurut Pakar Hukum Pidana, Prof. Dr. Indriyanto Seno Adji, keterbukaan dan akuntabilitas sangat penting dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan kecurangan dalam proses penyidikan. “Dengan adanya keterbukaan dan akuntabilitas yang baik, maka proses penyidikan akan menjadi lebih jujur, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Namun, masih banyak kendala yang dihadapi dalam mewujudkan keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan penyidikan. Salah satunya adalah minimnya kesadaran dan komitmen dari aparat penegak hukum untuk mengedepankan prinsip-prinsip tersebut. Selain itu, masih terdapat kelemahan dalam sistem pengawasan dan pengendalian internal di lembaga penegak hukum.

Untuk itu, diperlukan upaya nyata dari semua pihak untuk mendorong terciptanya keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan penyidikan. Masyarakat juga perlu terlibat aktif dalam mengawasi dan mengawal proses penyidikan agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, “Keterbukaan dan akuntabilitas merupakan pondasi utama dalam upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang bersih dan adil.”

Dengan demikian, penting bagi semua pihak untuk memahami pentingnya keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan penyidikan. Hanya dengan menjaga transparansi dan integritas dalam setiap langkah penyidikan, kita dapat memastikan keadilan dan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.